#1 Ar Rahman Ar Rahim & Doa

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

 

Assalamu’alaikum everyone 🙂

Notes from Ustaz YM, 6/3/17.

Tapau Gems! (a.k.a TL;DR)

  1. Balasan akhirat (kekal) > balasan dunia (fana)
  2. Orang yang berdoa tidak pernah rugi – diterima, tani beruntung; ditolak, ganjarannya di hari akhirat. Inda Penyayang kah Allah?
  3. Allah memberi UJIAN tanda CINTA.
  4. Istighfar seorang anak boleh menaikkan darjat ibu bapanya di akhirat.
  5. Hadith Qudsi: ‘Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku kepada-Ku’

 

Still have time? Collect some more treasures…!

Hikmah di sebalik doa yang tidak dikabulkan

Hadith: “Pada hari kiamat, Allah akan memanggil hamba-Nya dan berfirman, ‘Wahai hamba-Ku, Aku telah menyuruhmu agar berdoa kepada-Ku dan aku berjanji akan mengabulkannya, lalu apakah kamu telah memohon kepada-Ku?’ Jawab hamba itu, ‘Ya, aku telah berdoa.’ Sahut Allah Subhanahuwata’ala, ‘Tiada satu pun doa yang kamu mohonkan melainkan Aku terima. Kamu berdoa agar dihindarkan dari bencana, maka Aku menunaikannya di dunia. Kamu berdoa agar dijauhkan dari kesedihan, tetapi kamu tidak merasakan hasil dari doamu. Sebagai gantinya, Aku tetapkan bagimu balasan dan pahalanya di akhirat.’” Baginda Rasulullah Shalallahu’alaihiwasallam bersabda bahwa orang itu akan diingatkan lagi tentang doa-doanya dan akan diperlihatkan doa-doa yang telah dikabulkan di dunia atau pahala yang telah disimpan di akhirat. Dan ketika ia mengetahui demikian banyak pahalanya, maka ia berangan-angan agar tidak ada satu pun doanya yang dikabulkan di dunia, sehingga ia dapat menerima pahala seluruhnya di akhirat.”

Doa VS Musibah

Rasulullah SAW bersabda :
“Tidak ada gunanya waspada menghadapi takdir, namun doa bermanfaat menghadapi takdir sebelum dan sesudah ia turun. Dan sesungguhnya, ketika musibah itu ditakdirkan turun (dari langit), maka akan segera disambut oleh doa (dari bumi), lalu keduanya bertarung sampai hari kiamat” (H.R.Ahmad)

Dan apabila musibah menimpa yang tidak seberapa teruknya, bersyukurlah… mungkin saja doa-mu telah tiadakan sesuatu yang lebih dahsyat.

**Doa iblis (seburuk-buruk makhluk) pun diterima, apa lagi kitani**
Jangan berputus asa… 🙂

Segalanya Allah punya

Tetapi Allah jua yang memaafkan kita, mengampunkan segala dosa. While kitani? Bersempit-sempit menunaikan suruhan dan mengerjakan ibadah kepada Allah ‘Azza Wajjal: solat pun ujung waktu, kesihatan tidak dijaga, berat tangan untuk bersedekah. Patutnya tani yang merendah diri, bertolak-ansur, berkorban dan bersyukur kepada Allah.

Teringat kisah mengenai nilai mata…

Di akhirat kelak, ada seorang abid meminta supaya dimasukkan ke dalam syurga melalui amalannya selama beratus-ratus tahun setelah Allah memerintahkan supaya dia dimasukkan ke syurga melalui rahmat-Nya. Lantas apabila ditimbang amalnya dengan nikmat kurniaan Allah, ternyata amalnya tidak dapat menyamai walau hanya dengan sebiji mata yang dikurniakan Allah. Sungguh, rahmat kasih sayang Allahlah yang membawa hamba itu kepada kebahagiaan hakiki.

Allah hanya beri ujian kepada yang dicinta-Nya

Fir’aun rupanya inda pernah diuji, bersin pun inda pernah! Sehingga dia mengaku diri sebagai tuhan. Astaghfirullah.

Tani sedar kan sudah? Yang di antara detik-detik gembira and sedih, time manasatu kitani lebih ingat akan Allah?

**Sayyidina Umar (Radhi Allahu Anhu) menangis teresak-esak kerana tidak diuji pada hari itu – takut dilupai oleh Allah 😦 **

Let’s take a moment to appreciate how amazing that is…

.

Akhirnya, mari kita sayangi Allah… all that we have and everything that happens, walaupun kitani rasa tani yang melakukannya, semua sebenarnya dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Semua atas nama Ar-Rahman Ar-Rahim. Sayangi Allah untuk diri sendiri. Do it for yourself.

Ya Allah, tidak lagi terkira masa yang berlalu di mana aku tidak bersyukur kepada-Mu. Aku mohon ya Allah, mengakui kehinaanku, mengaku hamba kepada-Mu, tetapkanlah aku di jalan-Mu yang benar, kejayaan yang abadi, keredhaan-Mu. Aku sedar segala kekuatanku mengurus hidup, menjaga iman dan segala usahaku bukan, bukan dan bukan dari diriku sendiri, tetapi dari Tuhan Yang Maha Berkuasa, Maha Penyayang. Amat dalamnya cinta-Mu kepada hamba-Mu ya Allah, yang tidak terhingga dan Maha Mengasihani, aku tidak layak ya Allah, tetapi aku tidak sanggup hidup tanpa-Mu…

Barakallahu feekum,
-Saudari A.

 

Resources:

>http://www.kpmi.or.id/tulisan/2886/Kecewa,+Merasa+Doa+Tidak+Terkabul+%3F+Simak+Dulu+Yang+Satu+Ini

>http://kuspratiknyo.blogspot.com/2010/01/menjadi-saksi-bertempurnya-doa-dan.html

>http://kisahtazkirah.blogspot.com/2009/11/tazkirah-ayuh-pupuk-cinta-pada-akhirat.html

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s